http://emoticongue.blogspot.com -->

.t.h.e. .l.a.m.p. .p.o.s.t.

Thursday, February 22, 2007

Mobil Transmisi Otomatis vs Mobil Full Otomatis

Sebuah percakapan ringan yang terjadi beberapa bulan lalu di keluargaku di Solo
Om-ku : Corolla-ku sudah canggih, transmisi otomatis. Tinggal masukkan gigi drive udah nggak perlu ganti gigi lagi
Mama-ku : Canggihan mobilku, tinggal nyegat, trus kita duduk, dia jalan sendiri, kalo udah nyampai tinggal bilang.

Ternyata bemo lebih canggih dari Corolla yang matic sekalipun :))

Labels: , , ,

Wednesday, February 21, 2007

Campuran rasa tutty-frutty

Suatu pembicaraan di Sabtu pagi:
intro: ngomonging novel, film, kerjaan, dll
D : Trus waktu habis kontrakmu tetep atau terus?
A : Maunya sih pindah. Rencananya tahun depan aku nikah
D : Silence....
D : Trus?
A : L kan udah di Balikpapan
D : Lho bukannya di Bekasi?
A : Dia pindah ke Total, kalo jadi ya aku nyari kerjaan di Balikpapan

Campuran rasa kaget, senang, cemburu, dan sedih
Kaget: Yah soalnya tikungan yang mengejutkan
Senang : Mosok sahabatnya sudah menemukan calon pendamping hidup kita nggak ikut senang?
Cemburu : Lha iya, wong aku masih jomblo... :p
Sedih : Kok harus pindah ke Balikpapan sih? Jadi jarang ketemu.

Tapi entah kenapa aku nggak bisa ngasih selamat sama sahabatku saat itu.
Baru sekarang aku bisa ngomong:
Selamat ya.... Semoga berbahagia...
Toast! For a happy couple and a long life marriage!

Labels: , ,

Tuesday, February 20, 2007

Time-bending ability

Apa kamu tahu Hiro Nakamura dari serial Heroes? Itu loh... orang yang punya kemampuan memanipulasi ruang dan waktu. Nah ternyata orang-orang yang punya kemampuan ini ada di kehidupan nyata lho!
Pengalamanku kuliah di TC ITS selama ini mengonfirmasi hal ini. Ternyata ada dosen tertentu yang mempunyai kemampuan untuk mempercepat dan memperlambat waktu. Terutama di ruang kuliah :p .

Dosen yang mempercepat waktu sangatlah jarang, tetapi dosen yang mampu melambatkan waktu cukup banyak. Mereka mampu membuat waktu kuliah yang hanya 3 sks serasa berjam-jam dengan kemampuan mereka. Jam di dinding kelas pun seakan melambat, dan saat kita keluar dari kelas kita merasa lebih tua satu hari.

Mungkinkah ini hanyalah salah satu contoh penerapan quantum teaching, yaitu menggunakan prinsip2 fisika quantum dalam kelas, seperti melambatkan waktu kuliah?

Labels: , ,

Thursday, February 08, 2007

Laptop n sidang TA

Di tengah kebingungan teman-teman waktu mau sidang TA tadi, tiba-tiba temenku si Guguk ngomong:
Sing nduwe ae durung TA tapi laptope wes sidang peng pindo..

:)) Sabar, guk!
Semester ngarep bareng aku yo!!!

Labels: , , ,

Tuesday, February 06, 2007

Solitary State

Posting ini dibuat gara-gara ada temenku yang dalam sebulan ini nggak bisa aku hubungin sama sekali, tiba-tiba nelpon aku beberapa waktu lalu. Ceritanya selama sebulan ini dia lagi stress dan mutusin untuk menghilang dari jaringan sosialnya.
Well, kenapa bisa gitu ya?

Apa itu?
Solitary state adalah keadaan dimana seseorang menarik diri dari lingkungan sosialnya dan mengucilkan diri sendiri.

Mengapa?
Ada beberapa sebab yang aku tahu kenapa orang masuk ke solitary state:
  • Tidak ingin menyakiti orang lain.
    Biasanya saat aku tertekan, entah karena apa, aku masuk ke solitary state karena saat aku tertekan, biasanya I biasanya sarkastis and kasar. Nyobek paper yang kubaca waktu pusing gara-gara nggak paham, mukul meja gara-gara kodingan salah, hanya salah satu contoh dari ekspresi rasa tertekanku. Salah-salah objek pelampiasan kekesalanku bisa jadi orang di sekitarku.
  • Nggak percaya sama orang lain
    Biasanya hal ini terjadi kalo habis dikhianati, entah sama pacar atau sahabat atau rekan. Biasanya kita sudah nggak tahu lagi siapa yang harus dipercaya, sehingga kita memilih untuk ngambil jarak dengan orang lain dan masuk ke solitary state.
  • Nggak mau buang-buang tenaga
    Solitary state bisa dilakukan karena interaksi sama orang seringkali ngehabisin banyak tenaga. Hal ini biasanya kalo orang lagi banyak kerjaan, deadline demi deadline berdatangan. Akhirnya bersosialisasi yang ngehabisin tenaga dirasa nggak penting dan ditinggalin. Tipikal orang yang ngelakuin ini biasanya introvert(kayak aku), karena berbeda dengan orang ekstrovert yang mendapat tenaga dari perhatian orang(semakin diperhatikan semakin semangat), orang2 introvert cenderung kehabisan tenaga saat diperhatikan orang lain.
  • Lagi nggak mood aja
    Solitary state bisa terjadi karena yah... begitulah... lagi nggak mood njelasin soalnya udah jelas kan? ;p
  • Ada orang yang dihindari
    Meskipun kadang hanya seorang dua orang yang dihindari tapi kebijakan(halah) solitary state dilakukan untuk mengurangi resiko interaksi dengan orang yang di-persona-non-grata-kan.
  • Kesedihan dan duka mendalam
    Solitary state biasanya dipilih terjadi setelah kehilangan orang yang kita sayangi. Kita biasanya berkubang dengan duka dan rasa sakit. Entah kenapa duka dan rasa sakit itu jadi candu buat yang ngalamin.
  • Patah hati
    Solitary state dipilih karena patah hati itu sakit. Buat yang udah patah hati pasti tahu rasanya. So no comment.
  • Apatisme
    Masuk solitary state gara-gara apatis? Yah... salah satu sebabnya adalah karena kita emang ngerasa nggak butuh orang lain.
  • Alasan lain yang nggak aku ketahui
    Hei... Aku bukan all-knowing-guy. Aku juga bukan psikolog, ada hal2 yang nggak aku pahami. Ini lho mbuatnya juga iseng.
Cara mengatasinya?
Ndak tahu. Jika kita adalah korban dari kebijakan ini maka satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah menunggu sang pelaku membuka komunikasi. Kalo dikejar-kejar, biasanya pelaku tambah bersembunyi semakin dalam dalam cangkang amannya. Setiap orang butuh waktu sendiri bukan?

Tapi kalo terlalu lama dibiarin juga nggak baik. Cobalah berbicara sama dia. Aku berpendapat sahabat berani mengambil resiko, meskipun resiko itu resiko untuk dibenci oleh orang yang dia sayangi.

Jika kita pelaku, maka sadarlah, ada orang-orang yang masih peduli sama kita, dan sikap kita ini menyakiti mereka(trust me, I know that well!).

Simpulan
Simpulkan sendiri, emang ini TA apa?

Saran
Please, jangan lama-lama dalam Solitary State, nggak baik untuk kesehatan dan lingkungan sosialmu.

Okay... see you next time...

Labels: , , , ,

Thursday, February 01, 2007

Mutung-Sarkastic Explained

Aku iki sopo seh...

Ungkapan itu pertama kali kudengar dari PackDe, orang paling senior di TC saat itu (lha gimana nggak wong Kajurku aja manggil dia PackDe), Sang Mutunger generasi pertama.
Trus kata-kata yang khas dari aku apa? (yang mendapat tahta Mutunger Generasi kedua , yang bahkan lebih kondang dari generasi pertama, walaupun aku nggak semutung generasi ketiga).
Wes Mutung ae...
Wes nang lantai papat ae...
Tinggal milih alat, mau tali? jurang? baygon? lantai 4? ditabrak mobil?
Sebenarnya ada alasan dibalik saraktisme dalam ucapanku yang sering dianggap ngajak orang mutung (kalo pakai bahasanya ninja "underneath the underneath"). Sebenarnya bukan...
Kalau pernah dengar reverse psychology pasti paham kalau kadang2 sesorang harus dimotivasi dengan ditantang.
Sebenarnya tujuannya untuk mencerahkan.

"Wes lantai papat ae..",
atau "Tinggal milih alat, mau tali? jurang? baygon? lantai 4? ditabrak mobil?"
Tujuannya adalah untuk menunjukkan pada seseorang bahwa masalah yang dihadapi itu cuman masalah biasa, bukan masalah yang bisa bikin dia bunuh diri.

"Wes mutung ae!",
Tujuannya adalah untuk membuat sesorang melakukan kontemplasi (halah!) apakah selama ini motivasinya kurang, ataukah pekerjaannya terlalu berat, ataukah mungkin memang tidak bisa diselesaikan. Setelah selesai kontemplasi maka dia akan jauh lebih fokus, entah fokus ngerjain atau fokus mutung.

"Mutung itu pilihan"
Tujuannya jelas kan? Untuk menyadarkan seseorang bahwa dari sekian opsi yang dia miliki dia masih satu punya opsi lagi "do nothing", atau "live to fight another day".

Biasanya aku ngomong gitu untuk motong orang yang lagi curhat dan down emosinya.



But why the hell I'm explaining myself?
Gara-gara postingan ini yang "menuduh" aku bener2 mutungan. Sebenarnya iya aku kadang mutung, tapi hal itu sering kulakukan gara-gara aku ngerasa apa yang lagi aku lakuin nggak worthed, atau terlalu njelimet dan membuang terlalu banyak energi.

Banyak orang terlalu fokus sama apa yang mereka kerjain dan lupa menghitung apakah yang mereka kerjakan itu worthed apa nggak. Sehingga mereka mengejar mati2an sesuatu hanya gara-gara kata Tak Kenal Menyerah! padahal mereka hanya mengejar sesuatu yang nggak bakal mereka dapat

Intine sih "pick your fight wisely", meski kadang aku gegabah milih pertempuran atas nama "kebenaran dan keadilan", soalnya idealisme kan bukan soal menang-kalah.
Jadi karakterku mirip2 Nara Shikamaru lah...

Masih punya keberatan dengan sarkatisme mutung-ku?
Postingan ini nggak antie-banget kan?

Labels: , , , ,

Orang kecil itu (lebih) bijaksana

Seperti biasa, aku berangkat ke kampus naik bemo O. Dan peristiwa unik ini terjadi:
Seorang penumpang turun dan membayar, lalu sopir bemo memberi kembalian. Setelah sang ibu mulai berjalan pergi, tiba-tiba sang sopir berteriak,
"Tunggu bu, kembaliannya nggak kurang?"
Sang ibu mulai memeriksa kembaliannya,
"Nggak kok pak, udah pas."
"Oh ya, kalo gitu ya udah, siapa tahu saya lupa ngasih uang 5000an."
Kedengarannya seperti percakapan biasa huh?
Tapi beberapa saat kemudian sang sopir menurunkan seorang ibu yang duduk di depan. Dan dia mulai menerangkan pada ibu itu:
"Nanti ibu nyegat bemo P, warnanya putih, trus bilang turun di Pasar Pucang."
Lalu setelah ibu itu turun dia mulai menjelaskan pada kami:
Ibu tadi
Baru keluar dari kerjaannya, nggak tahan habis majikannya cerewet. Trus saya kasih tahu ada orang nyari karyawan di Pucang, siapa tahu ibu itu cocok.
Hmm...
Speechless, di tengah himpitan hidupnya, sopir masih sempat nolong orang lain, dan bersikap jujur. Mungkin orang-orang kayak gini yang cocok jadi anggota DPR.

Labels: , , ,

Friday, January 26, 2007

Namaku bukan Kata Kerja!!!

Wah, isuk-isuk kok ndaniel..
Daniel koen!!
Se' tha la....
Iku jenengku pek...
Namaku bukan kata kerja, dodol!!! (ups sorry San...)

Aku tahu kalau aku ini calon seleb, cuman jangan gunakan namaku dengan sembarangan!!!

PS:
Kemungkinan arti kata Daniel-nya juga nggak asyik soalnya.
Sinonim yang mungkin: mutungan, ngomong agak nyelimur tinggi dikit.
Bukan padanan yang enak khan???

Labels: , , ,

Tuesday, January 16, 2007

D-nial's Series Of Fortunate Events

This day maybe my lucky day. Well, you don't know how lucky you're till the day ends but here we go:
  1. I went to KONI and jogged, but hey... where is my friends? All of them absent today... Damn! Usually I jogged until 7 o'clock, but coz I'm alone, I went home at 6.30. Damn you all!
  2. I get home at 7 o'clock, eat, bath, and comeback to campus at 8.30. My original plan is to go to campus at 9.30, but thank god I went earlier.
  3. I get to campus at 8.40. There is a ruckus in Lab. All of them prepared for Wireless Final Exam. Me too.
  4. I tought the exam was at 13.30, but hey, I get it wrong. The exam held at 9.10. Lucky me! I don't get enough time for preparation, but I'm lucky enough to enter the exam.
  5. The problems was too perfect, all my friend know that I'm often slept in class. But 3 of the 5 problems was teached when I was at full concentration. Lucky me?
  6. I finished the test at 10 o'clock. Too fast? You bet! Only me and agri finished that quickly.

Well, my day ends well, or almost. I wrote this at the lab. Originally I wanted to do my TA. But the lab is too crowded and hot. I can't concentrate. So I wrote this.

Labels: ,

Wednesday, January 10, 2007

Tugas Absurd

LATAR BELAKANG
Setelah mendapat wangsit dari "Sang Mata" dan mendapat cincin sehingga bisa disebut sebagai Ringwraith, maka saya terpaksa mengambil Tugas Absurd yang dititahkan oleh "Sang Mata".

TUJUAN
Tujuan dari pembuatan TugasAbsurd ini adalah untuk melepaskan diri dari kutukan "Sang Mata" dan kembali bersama para elf ke Laut Bebas.

PERMASALAHAN
  1. Motivasi
  2. Motivasi
  3. Teror dan Ketakutan
  4. Teror dan Ketakutan
  5. Intelejensia penulis
  6. Have I mention Terror?
BATASAN
  1. Batasan kewarasan, TA berlanjut selama penulis masih waras
  2. Batasan kehidupan, TA berlanjut selama penulis masih hidup
  3. Batasan kemutungan, TA berlanjut selama penulis belum mutung
  4. Batasan "Sang Mata", TA berakhir saat "Sang Mata" memutuskan bahwa penulis sudah cukup menderita.
METODOLOGI
  1. Penyiksaan mental lewat Interogasi berjam-jam oleh Sang Mata
  2. Penyiksaan pikiran lewat timbunan rumus yang harus dipecahkan
  3. Penyiksaan jari lewat ribuan baris kode
Tulisan ini hanyalah suatu joke, jika anda menganggapnya serius, salah sendiri :))

Labels: , , ,

Thursday, January 04, 2007

Resolusi Tahun Baru

Apa resolusi tahun baruku?
  1. Menyelesaikan TA
  2. Lulus dari kampus ITS terkutuk ini
  3. Nyari kerjaan biar bisa mandiri dari Ortu
  4. Mengisi blog dengan teratur, nggak rapelan :(
  5. Meperdalam "bahasa" yang dikuasai, C#, Java atau VB juga boleh
  6. Mempelajari bahasa baru, Python mungkin, atau Delphi kayaknya menarik
  7. Membentuk badan, olahraga teratur biar nggak tambah buncit
  8. Udah segitu aja
Trus mana melepas status jomblonya?
Itu kan menunggu yang harus ditunggu, nggak bisa ditarget. Toh komitmen itu nggak penting, yang penting suka sama suka (Halah iki paham opo maneh?)

Trus resolusimu apa kawan?

Labels: ,

Sunday, December 31, 2006

Dari Stasiun Tawang Ke Dr. Cipto

Apa sih yang paling dicari dari sebuah kota?
Kalau aku, aku mencari sisa-sisa masa lalu, bangunan kuno, atau semacamnya.
Itulah yang kutemui dalam perjalananku kali ini, sebuah sisi lain dari Semarang (sisi satunya lagi aku lihat sebagai gemerlapnya kota Semarang, seperti mall, but btw aku baru ke Semarang 3 kali, dan ini yang ketiga so I don't really know about Semarang :p).
So let's start.
Setelah ibuku datang (keretanya jam 4, telat lebih dari sejam, well biasalah) kamu mulai bertanya-tanya tentang cara menuju ke Solo. Terminal adalah opsi yang tidak masuk akal, selain jauh juga nggak aman. Opsi kedua adalah Jl. Dr Cipto, bagi yang belum tahu, di jalan itu biasanya dilewati bus antarkota, maklum di sana jadi semacam pusat agen perjalanan, jadi setiap bus antar kota mampir ke situ buat laporan.

Oke opsi Dr. Cipto diambil. Now how to get there? Ini adalah busuknya taksi kota Semarang, berhubung dekat, nggak ada taksi yang mau nganter kita ke sana. Akhirnya kita naik becak aja lah.

Nah rute yang diambil Pak Becak ini adalah rute yang bagiku sangat menyenangkan. Banyak rumah kuno dan bangunan kuno di kiri-kanan jalan (sorry g punya kamera digital so no skrinsyut :( ). Di sisi kota Semarang inilah bisa dilihat sisa-sisa peradaban kuno (jaman Belanda) berdampingan dengan modernitas. Jadi kalo anda tinggal di Jakarta bayangkan daerah Sunda Kelapa, kalo anda di Surabaya bayangkan daerah Jembatan Merah, Indrapura dan sekitarnya.

Well that's it. Nggak seru ya? Yah no skrinsyut sih..

Labels: , ,

Thursday, December 14, 2006

Rokok, Candu dan Kualitas Hidup

Apakah saya perokok? Bukan.
Apakah saya ingin menjadi perokok? Kadang-kadang
Pernahkah saya merokok? Sampai saat ini tidak

Trus ngapain nulis posting ini? Buat merangkum pengalaman hidup.

Suatu malam yang dingin di kampus, pikiran yang suntux gara-gara disuruh ngoding pakek VB yang aku nggak bisa, aku keluar sebentar dari Lab, mencari manusia-manusia yang sama suntuknya dengan aku dan lagi nyangkruk di balkon.

Mereka, Udin dan Luckham yang asyik rokokan sambil ngobrol. Dan sekotak rokok tergeletak begitu saja di lantai.
"Ketoke enak yo rokokan...." kataku
"Wes tha niel, ojok aneh-aneh, " kata Luckham
Tiba-tiba Knip dateng dan mulai mengoceh,(burung kali ngoceh :p) "Nek nggak rokokan ojok mulai, nggak onok untunge"

Ding!!
Sebuah ide melesat di kepala saya. Banyak orang merokok, dan banyak dari mereka tetap melakukannya walau tahu merokok itu tidak baik. Kenapa?
Hasil analisis awal saya adalah mereka kecanduan, tapi kecanduan rokok tidak seperti narkoba, lebih mudah untuk dihentikan.

Lalu kenapa tidak?
Jawabannya adalah kualitas hidup, merokok membantu mereka menjaga kualitas hidup,
Apakah itu sebuah alasan untuk keluar sebentar dari rutinitas yang mendera,"Sek rek, rokokan sek" dan keluar sebentar untuk menyegarkan pikiran.
Atau sebuah awal dari sebuah perbincangan,"Mas, mau rokok" atau "Ayo rokokan nang njobo"

Tapi bagaimana dengan penyakit yang ditimbulkannya?
Well, tidak semua orang ingin berumur panjang...
Itu pilihan mereka, kualitas hidup yang lebih baik dengan rokok atau hidup tanpa rokok yang tak kalah serunya.

Labels: , ,

Duri-duri manusia

People are like hedgehog, the more they close to each other the more they hurt each other, but if they stay away they will suffer from loneliness
Hubungan antar manusia sarat dengan dilema, resiko dan rasa sakit.
Semakin kita dekat dengan seseorang, maka kita semakin memberikan mereka kuasa atas diri kita, mereka semakin bisa menyakiti kita.
Tapi jika kita menolak semua orang untuk masuk ke hati kita, maka kesendirian akan menjadi neraka kita.

Susah jadi manusia....

Labels: , ,

Wednesday, December 13, 2006

Kebijakan dari supir bemo

"Mas sampeyan ngerti nggak opo'o kok wong iku melu nang bemoku padahal bemo sing nang ngarepku yo onok?"
"Nggak tahu pak, mungkin dia baru dateng kali"
"Nggak mas, iku sebabe wong iki rejekiku"

Itu pembicaraan singkat dengan seorang supir bemo O yang nganter aku ke kampus di suatu siang (jam 10an sih). Sangat menakjubkan bagiku, supir bemo akhir-akhir ini terpuruk karena tingginya harga BBM dan sepinya penumpang. Dari berbagai pembicaraan dengan supir bemo, mereka menyalahkan rendahnya UM motor sebagai sumber berkurangnya penumpang. Lha iya, wong sekarang sangat mudah kalo kita pingin beli motor, sehingga banyak penumpang bemo memilih beli motor baru.

Tapi di samping itu, masih ada kebajikan dari mereka, mereka masih percaya, ada rejeki di jalan yang disediakan Tuhan buat mereka. Dan rejeki itu ada untuk masing-masing dan tidak perlu berebut. Wow!!

Tapi pak, jangan kelamaan dong ngetemnya, telat nih..... :p

Labels: , , ,

Thursday, August 24, 2006

Everyone Can Be Freak

Everyone can be a freak. Seriously!

I knew a girl, a nice girl, funny in her own way. And I play a little flirt game. A game called,"hi, girl!" with text message (sms). The odd part of this game is I don't give her my name. It's have a great consequences in the end of the game, she called me,"Stalker!" and now she still calling me stalker.

I never really care what everybody say about me, but a stalker? Now I'm the freak? Wow!

A little weird though. I have a good life. I have a lot of good friends. It's funny, you know, to be someone "stalker". Maybe what they said is right "the first look is all that matters". And I don't give a good first look. And that make a stereotype.

Maybe it's just a misplayed game of flirt.
Maybe she's not a girl with a lot of experience.
Maybe it's a hard lesson for me for not to flirt with a introvert women. A game that I always played well, and end well too, now end with a disastrous effect: a bitter rot, and a smile of defeat(?).

God do has sense of humour...

Have you ever freaking out somebody?

Labels: , , ,

Friday, July 14, 2006

Pengalaman Toothscaling

Kemarin udah aku ceritain kenapa harus melakukan toothscaling, sekarang cerita saat aku menjalani toothscaling.

Aku datang didampingin ibuku, sekalian ibuku nambal gigi juga sih. Singkat cerita setelah selesai ibuku nambal gigi aku mulai diproses oleh drg (dokter gigi).

Sang drg mulai memeriksa gigiku dengan alat cermin itu (enaknya drg itu udah ngobok2 mulutnya orang dibayar lagi =p ). Nah setelah itu drg memberikan penilaian,"wah baru pertama kali ya mas?" "iya dok!". Trus menaruh handuk di dadaku,"ini bakalan basah," katanya. Tapi dia nggak bilang bakalan basah karena DARAH!!!

Pertama drg make alat seperti cukit, trus mulai mengeruk2 karang gigi di sela-sela gigi dan di gusi. Setelah puas, drg menyuruhku untuk kumur, dan air hasil kumurku berwarna merah penuh darah!!

drg mengeluarkan alat khusus buat toothscaling. seperti bor tapi kayaknya pake ultrasonic (aku mbaca di wikipedia sih).

Bayangkan rasanya saat kamu melihat percikan gigimu berterbangan!

Lalu kumur lagi, dengan air penuh darah, lalu dibor lagi. Sampai beberapa kali.

Akhirnya drg menydahi sesi hari itu. Belum semua karang gigi dibersihkan, dan drg menyuruhku datang lagi besoknya. Nunggu darahku mengering, mengering untuk ditumpahkan lagi >:) Setelah itu drg memberiku obat kumur untuk membantu menyembuhkan luka di gusiku. Dan obat kumur itu baunya nggak enak. Belakangan bapaku beli obat kumur betadine, dan baunya tambah parah(kenapa sih betadine nggak buat obat kumur rasa apel? )

Hari pertama selesai.

Kenapa kok berdarah-darah? Sebenernya hal ini karena karang gigi letaknya menempel di gusi, dan setiap kali dia diangkat maka dia akan membuka gusi. Inilah yang membuat prosesnya berdarah-darah

Hari kedua toothscaling.
Sesi untuk toothscaling lebih panjang, sekitar 1 jam 30 menit. Hari itu aku pergi sendiri.

Sesi toothscaling dimulai. Drg membersihkan karang gigi lebih intens. Mulai dari depan ke dalam trus ke dalam, sampai ke dalam2. Darah mengalir lebih banyak.

Setelah itu rasanya gigiku lebih ringan dan lebih bersih. Tapi ada konsekuensi yang serius karena itu. Karang gigi-ku sudah cukup parah, sehingga saat dibersihkan gigiku jadi sensitif, akhirnya aku harus pake pasta gigi khusus kayak sensodyne :( .

Hikmahnya:
  1. Toothscaling is a bloody mess!!!
  2. Jangan kelamaan nunda, karang gigi itu ngerusak, semakin lama semakin parah
  3. Jadi drg itu enak ya?
Hanya itu laporan dari dokter gigi, sekian.

Labels: , ,